RSS

Tips Membeli Komputer Desktop

Helloo...
Pingin punya komputer? tapi dana terbatas atau takut dibihongin sama yang jual? Anda bisa kok merakit sendiri dan lebih puas, selain bisa milih-milih komponen tentunya menambah wawasan dalam dunia hardware komputer....

Berikut beberapa hal penting dalam pemilihan komputer.

1. Processor
Bagi yang belum paham, terkadang kita hanya mengenal procesor atau barand INTEL, padahal dipasaran ada beberapa brand yang beredar. untuk pasar indonesia paling banyak dikuasai oleh INTEL dan AMD.

Dalah hal pemilihan procesor sesuaikan dengan budget anda dan usahakan mengunakan proceosr dengan minimal 2 inti atau dual core untuk intel dan X2 untuk amd, karena dengan pemilihan proces ber inti 2 akan mempercepat proces kerja multitasking...

Untuk pilihan budget terendah bisa dipilih :

AMD Athlon X2 250 3.0 Ghz AM3 socket
INTEL E5300 2.6 Ghz socket 775

2.Motherboard
Motherboard adalah tempatnya semua hardware yang akan dipasang, dalam pemilihan motherboard hal utama yang harus diperhatikan adalah kompabilitas/kecocokan dengan hardware lainnya, Garansi, Service, Fitur dan harga.

Untuk motherboard usaha sudah mendukung memory DDR3 ! kenapa? karena teknologi lama memory DDR2 sudah mulai ditinggalkan serta harganya yang tidak terpaut jauh dengan teknologi baru.

AMD untuk motherboard usahakan membeli dengan chipset SB 710 keatas...dengan dukungan ddr3 tentunya.
INTEL pilihan chipset terendah adalah LGA775 dengan dukungan ddr3.

Jadi carilah motherboard, walaupun dengan budget terbatas..hanya yang mendukung teknologi baru, tujuannya untuk menghindari upgrade yang terlalau cepat.

3. Memory
Gunakanlah memory value jika dana anda terbatas, tentunya DDR3, usahakan juga memory yang mempunyai heatspreader/pelepas panas untuk ketahanan, yang terakhir Garansinya harus jelas...Dalam kapasitas, untuk aplikasi dan OS terbaru disarankan memakai minimal 2Gb untuk kelancaran berkomputer anda.

4.Hardisk
Media penyimpanan miinimum 5000 Gb, karena harga hardisk sudah terjangkau..perhatikan juga garansinya.

5. Powersupply
Salah satu hardware yang sering terlewatkan, padahal fungsinya sangat vital, powersupply merupakan jantungnya PC. Daripada itu carilah power supply dengan pure poweer dan Efisiensi sertifikasi 80+ minimum 4000 watt untuk Low Pc...bisa dari merk Corsair,seasonic,AcBel.Dll.

6. Casing
usahakan casing memiliki sirkulasi udara yang baik yaitu, adanya tempat untuk pemasangan kipas in dan out, serta cukup lega/luas untuk hardware lainnya jika dipasang.

7. Vga
Jika anda bukan maniac game atau tidak untuk bekerja dengan visual yang berat, saya kira VGA onboard dari motherboard sudah cukup. tapi jika anda berniat membeli VGA usahakan minimum yang sudah mendukung Direct 10 microsoft, dengan memory 512 DDR3 dan 128bit.

Semoga panduan ini bisa menjadi wawasan untuk membeli/merakit komputer sendiri, dan jangan khawatir lagi dibohongi orang lain.






Code Error Windows


Halooo..semuanya...!
Kali ini kami ingin mengulas tentang masalah Code error di windows, yang biasanya kita temukan pada Pc maupun Laptop/notebook, tentu dengan OS Windows.....disini dibahas beserta keterangan dan beberapa cara mengatasinya...semoga bisa bermanfaat.

Attempted Write To Readonly Memory (stop code 0X000000BE)

Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.

Bad Pool Caller (stop code 0X000000C2)

Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Selain itu error ini juga dapat disebabkan oleh hardware yang rusak/cacat. Apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.

Data Bus Error (stop code 0X0000002E)

Masalah ini biasanya disebabkan karena ada kerusakan/cacat pada hardware, biasanya adalah memory. Selain cacat pada memory bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk, ganti hardwarenya...

Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0X000000D1)

Disebabkan drivers mengakses hardware address yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karena masalah seperti pada “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas.

Driver Power State Failure (stop code 0X0000009F)

Disebabkan tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Atau coba men-disable “Windows’ support for power management”.

Driver Unloaded Without Cancelling Pending Operations (stop code 0X000000CE)

Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas.

Driver Used Excessive Ptes (stop code 0X000000D)

Lihat pada masalah “No More System PTEs,” di bawah.

Hardware Interrupt Storm (stop code 0X000000F2)

Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama.

Inaccessible Boot Device (stop code 0X0000007B)

Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.

Kernel Data Inpage Error (stop code 0X0000007A)

Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard.

Kernel Stack Inpage Error (stop code 0X00000077)

Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.

Kmode Exception Not Handled (stop code 0X0000001E)

Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi.

No More System PTEs (stop code 0X0000003F)

Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.

Apabila error tersebut sering muncul, coba untuk menambah alokasi untuk PTEs pada Windows dengan cara sebagai berikut:I

·Buka Registry Editor.

·Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management

·Double-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK.

·Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.

·Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya. when you’re done. The change will take effect when you restart Windows.

NTFS File System (stop code 0X00000024)

Error disebabkan adanya masalah yang dilaporkan oleh Ntfs.sys (driver yang berfungsi untuk membaca dan menulis NTFS). Jika masih menggunakan file system FAT 32, error message yang timbul akan mirip (stop code 0X00000023). Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti hardisk anda.

Page Fault In Nonpaged Area (stop code 0X00000050)

Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas.

Status Image Checksum Mismatch (stop code 0Xc0000221)

Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.

Solusi 1 : Anda dapat menggunakan Driver Rollback atau System Restore dari safe mode, untuk mengembalikan driver sebelumnya. Anda juga dapat menggunakan Windows XP Professional pemulihan fitur seperti Konfigurasi Baik Terakhir yang Diketahui pilihan startup, Cadangan, atau Automated System Recovery untuk mengembalikan konfigurasi bekerja sebelumnya. Setelah mengembalikan dari media backup, anda mungkin perlu mengajukan permohonan kembali service pack atau hotfix, tergantung pada saat backup dilakukan.

Solusi 2 : Jika pesan Stop nama file tertentu, cobalah menggantinya secara manual dengan salinan dari Windows XP Professional sistem operasi CD dengan mode aman atau Recovery Console. Untuk sistem yang menggunakan FAT16 atau sistem file FAT32, Anda memiliki pilihan untuk menggunakan Windows 98 atau Windows Millennium Edition Emergency Boot Disk untuk mengakses hard disk.

Jika file asli dari CD sistem operasi memiliki nama file yang berakhir dengan tanda garis bawah (_) karakter, Anda tidak dapat menggunakan file sampai terkompresi. Konsol Pemulihan's Salin perintah ini sangat ideal untuk menyalin file terkompresi karena mendeteksi dan memperluas mereka. Jika Anda tidak menentukan nama file tujuan, Anda harus mengubah nama file diperluas dengan ekstensi yang benar sebelum menggunakannya. Dari safe mode atau Recovery Console, Anda dapat menggunakan perintah Expand uncompress dan menyalin file ke lokasi tujuan. Dalam Recovery Console, file yang diperluas diberi nama yang benar setelah disalin ke lokasi tujuan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Expand Menyalin atau perintah, lihat Windows XP Help and Support Centre.

Status System Process Terminated (stop code 0Xc000021A)

Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows.

Unexpected Kernel Mode Trap (stop code 0X0000007F)

Umumnya error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prossesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking).

Unmountable Boot Volume (stop code 0X000000ED)

Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,”

Unable To Locate Dll (stop code 0 x00000135)

Biasanya disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.

Solusi: Jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya blue screen akan menampilkan informasi nam file yang berkaitan, anda dapat mencari computer network atau dokumen lain yang sesuai, dan meng-copynya ke folder Sistem SYSTEM32 subfolder. Jika blue screen tidak menunjukkan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registry, gunakan System Restore.

Thread Stuck In Device Driver (stop code x000000EA)

Biasanya disebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.

Solusi: Install driver terbaru untuk video card anda, jika tidak, anda perlu mengganti VGA untuk checking jika kegagalan masih terjadi.

Bad Pool Caller (stop code 0 x000000C2)

Kesalahan driver berusaha untuk memasuki operasi memori. Biasanya driver atau software yang disebabkan oleh BUG.

Solusi: Cabut RAM, tukarkan/pindah-pindahkan slot-nya.

Video Driver Init Failure (stop code 0 x000000B4)

Penghentian informasi yang seharusnya tidak memulai Windows karena berbasis grafis, sehingga tidak dapat masuk ke graphical interface. Masalah biasanya terletak pada kartu grafis, atau ada konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port).

Solusi: Masuk ke Safe Mode lihat apakah masalah teratasi, jika teratasi, silahkan meng-upgrade driver graphi card terbaru, jika masih gagal, kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel, buka "System Properties" di hardware -> Device Manager, double-klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam "resource tab" hilangkan/unselect "use automatic configuration", kemudian "input I / O range "of" 03BC "to" 0378"

ACPI BIOS Error (stop code 0 x000000A5)

Biasanya karena BIOS motherboard tidak mendukung/tidak support spesifikasi ACPI.

Solusi: Jika tidak ada file BIOS yang sesuai, maka dapat meng-instal-nya melalui CD Windows 2K/XP, ketika muncul "press F6 if you need to install a third-party SCSI or RAID driver" tekan tombol F7, jadi Windows akan secara otomatis mencegah instalasi ACPI HAL, dan instalasi PC Standar HAL.

Machine Check Exception (stop code 0 x0000009C)

Biasanya disebabkan oleh hardware. Pada umumnya terjadi karena masalah overclocking atau hardware (memori, CPU, bus, power supply).

Solusi: Jika overclocking, frekuensi CPU asli ?? (Qing Xiang) akan memeriksa hardware.

Kernel Mode Exception Not Handled (stop code 0 x0000008E)

Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.

Solusi: Upgrade ke driver terbaru atau meng-upgrade BIOS.

NMI Hardware Failure (stop code 0 x00000080)

Biasanya disebabkan oleh hardware. (Sepertinya ada kesalahan lblue screen dan hardware bond)

Solusi: Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, ganti slot dan kemudian coba install driver terbaru, jika masalah muncul stelah update suatu driver, silakan kembalikan versi asli sebelumnya, untuk memeriksa apakah ada pencemaran di Goldfinger memori dan kerusakan, pemindaian virus, jalankan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk, memeriksa semua hardware add-in card. Jika masih gagal, hubungi perusahaan perbaikan komputer profesional dan minta bantuan.

System Thread Exception Not Handled(stop code 0 x0000007E)

Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.

Solusi: Harap gunakan "Event Viewer" untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari akar penyebab kesalahan yang ditemukan.

Registry Error (stop code 0 x00000051)

Deskripsi stop code, kesalahan system configuration manager atau kesalahan manajer karena hard disk itu sendiri memiliki kerusakan fisik atau file system, sehingga di dalam register file membaca input / output erorr.

Solusi: Gunakan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk.

FTDISK Internal Error (stop code 0 x00000058)

Kegagalan karena kesalahan driver utama.

Solusi: Pertama coba restart komputer untuk melihat apakah dapat menyelesaikan masalah, Jika tidak, coba "Last Known Good Configuration" untuk menyelesaikan.

Critical Service Failed (stop code 0 x0000005E)

Awal yang sangat penting untuk mengidentifikasi sistem yang disebabkan.

Solusi: Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, lalu buka Internet untuk memeriksa daftar apakah hardware itu kompatibel dengan Windows 2K/XP, dan kemudian restart komputer Anda, jika blue screen muncul, gunakan "Last Known Good Configuration" ,jika gagal, dianjurkan untuk memperbaiki atau re-install.

Session3 Initialization Failed (stop code 0 x0000006F)

Error ini biasanya muncul pada Windows startup, biasanya muncul pertanyaan driver atau kerusakan yang timbul dari sistem file.

Solusi: Direkomendasikan bahwa penggunaan CD instalasi Windows untuk memperbaiki instalasi sistem.

Process Has Locked Pages(stop code 0 x00000076)

Biasanya karena driver pada penyelesaian input / output.

Solusi: Langkah pertama: Klik Start -> Run: regedt32, cari [HKLM \ SYSTEM \ Currentcontrol Set \ control \ session manager \ memory management], double-byte value di sisi kanan "TrackLockedPages", nilai 1.Langkah Kedua: Jika blue screen lagi, maka pesan kesalahan akan menjadi: STOP: 0x0000000CB (0xY, 0xY, 0xY, 0xY) DRIVER_LEFT_LOCKED_PAGES_IN_PROCESS salah satu dari keempat "0xY" akan muncul nama driver yang menjadi masalah, repair atau uninstall driver yang muncul.Langkah ketiga: Untuk masuk ke registri, hapus "TrackLockedPages" yang sudah ditambahkan tadi.

Multiple IRP Complete Request (stop code 0 x00000044)

Biasanya disebabkan oleh driver perangkat hardware.

Solusi: Uninstall driver yang baru diinstal.

RDR File System (stop code 0 x00000027)

Penyebab kesalahan ini sulit untuk dinilai, tetapi "out of Windows memory management problem" kemungkinan akan menyebabkan munculnya stop code ini.

Solusi: Jika hal itu disebabkan karena memory management, meningkatkan/upgrade memori (RAM) akan memecahkan masalah.

Sekian pembahasan dari code error windows, artikel ini didapatkan dari berbagai sumber.

Efektifitas Penggunaan Mulsa Plastik Hitam Perak pada Budidaya Tanaman Cabai Merah Besar

Pemanfaatan Mulsa Perak Hitam Putih (MPHP) pada budidaya tanaman cabai merah besar lebih menguntungkan bila dibandingkan dengan tidak menggunakan MPHP. Keuntungan yang dirasakan selain peningkatan produksi pertanaman juga dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Sifat fisik dan kimia tanah yang perlahan membaik maka akan berpengaruh juga pada biaya yang dikeluarkan pada masa tanam berikutnya. Petani tradisional pada dasarnya enggan menggunakan MPHP karena belum memahami manfaat dari pemulsaan dan dilihat dari modal awal yang dikeluarkan untuk pembelian MPHP yang cukup besar, tetapi bila dilihat lebih lanjut budidaya cabai merah besar lebih menguntungkan bila menggunakan MPHP. Penggunaan MPHP dalam budidaya cabai merah besar selain dapat merubah sifat fisik dan kimia tanah juga bisa menekan biaya tenaga kerja penyiangan, pemupukan, penyiraman dan pengendalian hama penyakit.

Penyiangan yang dilaksanakan pada budidaya cabai merah sistem MPHP hanya pada bagain area yang tidak tertutupi MPHP seperti parit-parit dan sedikit pada lubang tanam, berbeda dengan budidaya tanaman cabai tidak menggunakan MPHP penyiangan dilakukan diseluruh bagian bedengan serta dapat mengakibatkan kerusakan akar akibat dari kurang hati-hati pada saat menyiang bagian yang dekat perakaran tanaman. Pemupukan atau penyediaan unsur hara pada budidaya tanaman cabai merah besar dengan sistem MPHP lebih tersedia untuk tanaman, pemberian pupuk akan lebih sedikit karena persaingan tanaman dengan gulma bisa dikurangi serta berkurangnya penguapan pupuk akibat penyinaran matahari karena terhalang oleh warna hitam mulsa, jadi unsur hara akan tetap tersedia. Penggunaan MPHP pada budidaya cabai merah besar bisa menjaga kelembaban dan suhu tanah, sehingga intensitas penyiraman lebih sedikit dimana kebutuhan air akan tetap terjaga pada tanah. Hama penyakit tanaman bisa lebih terkendali karena warna perak pada mulsa bisa memantulkan cahaya yang bisa menekan pertumbuhan hama aphid, penyakit tanaman sering muncul akibat dari kelembaban yang tidak stabil tetapi dengan menggunakan mulsa kelembaban tanah bisa lebih stabil jadi perkembangan penyakit tanaman bisa lebih terkendali.

Mulsa yang telah dipakai pada satu musim tanam dapat dipergunakan lagi 1 sampai 2 kali pembudidayaan dan tidak perlu lagi adanya pengolahan lahan (tanpa olah tanah) selanjutnya. Setelah musim tanaman pertama selesai musim tanam selanjutnya dapat langsung dilaksanakan tanpa perlu adanya penanganan yang sering dilakukan pada saat pertama proses budidaya. Modal yang biasanya dikeluarkan untuk pengolahan tanah diawal tanam bisa dihilangkan.

Menurut Prajnanta (2004), dari hasil Analisis Usaha Tani (AUT) budidaya tanaman cabai merah besar dengan sistem MPHP dan tanpa MPHP penerimaan diperoleh hasil bahwa penerimaan jauh lebih besar dari biaya pengeluaran (investasi). Hasil Analisis usaha tani yang diperoleh dari lapangan menunjukan hal yang sama, seperti terlihat pada Tabel 9. dan Tabel 10. Budidaya tanaman cabai merah besar dengan sistem MPHP membutuhkan biaya total Rp. 61.342.600 dengan hasil produksi Rp. 133.000.000 dan diperoleh keuntungan Rp. 71.657.400 sedangkan untuk budidaya tanaman cabai merah besar tanpa MPHP membutuhkan biaya total Rp. 54.467.600 dengan hasil produksi Rp. 93.100.000 dan diperoleh keuntungan Rp. 38.632.400.

Tabel 1. Analisis Usaha Tani budidaya cabai merah besar Sistem MPHP

No.

Jenis

Banyaknya

Stuan (Rp)

Jumlah (Rp)

1.

Sewa lahan

8 Bulan

375.000

3.000.000

2.

MPHP

200 kg

25.000

5.000.000

3.

Tangki semprot (14 liter)

4 Buah

400.000

1.6000.000

4.

Drum pencampur

4 Buah

180.000

720.000

5.

Pengelolaan lahan





a. Pembajakan

7 Hari

40.000

280.000


b. Kapur pertanian

2.000 kg

400

800.000


c. Pembentukan bedengan kasar

100 HKP

20.000

2.000.000

Jumlah

13.400.000

6.

Persemaian





a. Benih cabai

18 Pack

70.000

1260.000


b. Polybag

10 kg

24.000

240.000


c. Plastik transparan persemaian

40 m

2.000

80.000


d. Pestisida (furadan)

6 kg

1.000

6.000


e. Pupuk (NPK)

5 kg

2.000

10.000


f. Tenaga kerja semai

40 HKP

15.000

600.000


g. Bambu persemaian

4 Batang

5.000

20.000

Jumlah

2.216.000

7.

Pupuk





a. Pupuk kandang

20 ton

60.000

1.200.000


b. ZA

900 kg

1.200

1.080.000


c. Urea

300 kg

1.400

420.000


d. TSP

600 kg

2.000

1.200.000


e. KCL

450 kg

7.000

3.150.000

Jumlah

7.050.000

8.

Penanaman





a. Pembentukan jadi, pemasangan MPHP

150 HKP

20.000

3.000.000


b. Pindah tanam

150 HKW

15.000

2.250.000

Jumlah

5.250.000

9.

Pemeliharaan tanaman





a. Perempelan

40 HKW

15.000

600.000


b. Bambu ajir

700 batang

5.000

3.500.000


c. Tali rafia

10 kg

10.000

100.000


d. Pemasangan ajir

100 HKP

20.000

2.000.000


e. Pupuk susulan





- Pupuk daun

50 kg

40.000

2.000.000


- NPK untuk kocoran

200 kg

2.000

400.000


- insektisida

50 kg

165.000

8.250.000


- Fungisida

35 kg

70.000

2.450.000


- Nematisida

10 kg

9.000

90.000


- Bakterisida

1 kg

260.000

260.000

Jumlah

21.650.000

Lanjutan Tabel 9.




No.

Jenis

Banyaknya

Stuan (Rp)

Jumlah (Rp)

10.

Panen





a. Tenaga kerja wanita

150 kg

15.000

2.250.000


b. Tenaga kerja pria

50 kg

20.000

1.000.000

Jumlah

3.250.000

11.

Gubug



500000

12.

Penjagaan

3 bulan

400.000

1.200.000

Jumlah

1.700.000

Jumlah biaya

55.766.000

13.

Biaya tak terduga

10 %


5.576.600

TOTAL BIAYA

61.342.600

14.

Hasil Produksi

19.000 kg

7.000

133.000.000

KEUNTUNGAN (Rp. 133.000.000,- – Rp. 61.342.600,-)

71.657.400

Ket :

- Luas Lahan : 1 ha

- Varietas : TM 888

- Populasi : 19.000 pohon

- HKW : Hari Kerja Wanita

Sumber : Data Lapang, 2008

Tabel 2. Analisis Usaha Tani budidaya cabai merah besar tanpa MPHP

No.

Jenis

Banyaknya

Stuan

(Rp)

Jumlah

(Rp)

1.

Sewa lahan

8 Bulan

37.5000

3.000.000

2.

Tangki semprot (14 liter)

4 Buah

400.000

1.6000.000

3.

Drum pencampur

4 Buah

180.000

720.000

4.

Pengelolaan lahan





a. Pembajakan

7 Hari

40.000

280.000


b. Kapur pertanian

2.000 kg

400

800.000


c. Pembentukan bedengan kasar

100 HKP

20.000

2.000.000

Jumlah

8.400.000

5.

Persemaian





a. Benih cabai

18 pak

70.000

1.260.000


b. Polybag

10 kg

24.000

240.000


c. Plastik transparan persemaian

40 kg

2.000

80.000


d. Pestisida (furadan)

6 kg

1.000

6.000


e. Pupuk (NPK)

5 kg

2.000

10.000


f. Tenaga kerja semai

40 HKW

15.000

600.000


g. Bambu persemaian

4 Batang

5.000

20.000

Jumlah

2.216.000






Lanjutan Tabel 10.

No.

Jenis

Banyaknya

Stuan (Rp)

Jumlah (Rp)

6.

Pupuk





a. Pupuk kandang

20 ton

60.000

1.200.000


b. ZA

900 kg

1.200

1.080.000


c. Urea

300 kg

1.400

420.000


d. TSP

600 kg

2.000

1.200.000


e. KCL

450 kg

7.000

3.150.000

Jumlah

7.050.000

7.

Penanaman





a. Pembentukan jadi

150 HKP

20.000

3.000.000


b. Pindah tanam

150 HKW

15.000

2.250.000

Jumlah

5.250.000

8.

Pemeliharaan tanaman





a. Perempelan

40 HKW

15..000

600.000


b. Bambu ajir

700 Batang

5..000

3.500.000


c. Tali rafia

10 kg

10..000

100.000


d. Pemasangan ajir

100 HKP

20..000

2.000.000


e. Pupuk susulan





- Pupuk daun

50 kg

40.000

2.000.000


- NPK untuk kocoran

200 kg

2.000

400.000


- insektisida

50 kg

165.000

8.250.000


- Fungisida

35 kg

70.000

2.450.000


- Nematisida

10 kg

9.000

90.000


- Bakterisida

1 kg

260.000

260.000


f. Penyiangan

75 HKP

20.000

1.500.000

Jumlah

21.650.000

9.

Panen





a. Tenaga kerja wanita

150 HKW

15.000

2.250.000


b. Tenaga kerja pria

50 HKP

20.000

1.000.000

Jumlah

3.250.000

10.

Gubug



500.000

11.

Penjagaan

3 Bulan

400.000

1.200.000

Jumlah

1.700.000

Jumlah Biaya

49.516.000

12.

Biaya tak terduga

10 %


4.951.600

TOTAL BIAYA

54.467.600

13.

Hasil Produksi

13.300 kg

7.000

93.100.000

KEUNTUNGAN (Rp. 93.100.000,- – Rp. 54.467.600,-)

38.632.400

Ket :

- Luas Lahan : 1 ha

- Varietas : TM 888

- Populasi : 19.000 pohon

- HKW : Hari Kerja Wanita









Sumber : Data Lapang, 2008


Hasan H (kedungpalunpung team)

Oktober 2010